jalan kaki


kitty my friend


disaat aku masih dkebumen aku selalu bermain dengan kucing. bukan karena gak ada temanya tapi emang adanya hehe

 kebiasaan pagi-pagi jalan-jalan sampai ada tempat keren harus di abadikan sebagai kenang-kenangan kota yogyakarta meninggalkan banyak peristiwa dan kenangan yang tak terlupakan.
sambil menunggu andong aku rela narsis dulu. jalan-jalan ke mallioboro naik andong bersama lilik.

jalan-jalan



setelah berkeliling aku dan teman-teman mencoba untuk melanjutkan perjalanan lagi yaitu ke pasar kota kege. tempatnya dekat hanya sebelahan sama masjid mataram. kalau kalian ingin jalan-jalan bisa lewat pintu utama masuk trus belok kiri nyampek deh....ada swalayan namanya peni disi lumayan karena ada banyak jajan tradisional tinggal kalian pilih yang mana yang pastinya enak semua kok.

ada kerupuk, harganya juga terjangkau kalian pasti gak rugi deh. cukup 1000,00 sudah dapat satu bungkus kerupuk.



ini juga banyak jajanan tradisional dan di jamin gak bakalan nyesel beli di pasar kota gede. harganya terjangkau mulai 1200,00 sampai 2500,00 ada tinggal pilih mau nyicipin yang mana.


setelah seharian jalan-jalan mapir sebelum pulang ke sini untuk membeli susu murni di jamin kekhasiatanya. kita biasanya beli pagi-pagi setelah lari-lari.tempatnya sama dekat pasar dan harganya juga miring enak lho....

saat aku keluar rumah aku sangat senang apalagi melihat berbagai pemandangan yang menawan. apa lagi kalau bukan melihat indahnya ciptaan Tuhan. ku terbawa ombak menerka badan dan angin yang mencium tanpa belas kasihan. ku arungi hidup sebagai pejalan, meski capai aku tetap berjalan kemanapun kaki ini melangkah. sahabat, teman mereka adalah secawan dengan minuman terkadang menyenangkan dan terkadang juga menyebalkan.

 berjalan dan terus berjalan hingga sampai tujuan aku bersama teman-teman menapaki dan menusuri gang kecil dan akhirnya sampai juga masjid mataram. jarak dari tempat tinggalku tak jauh jalan kaki 15 menit samapi. mataram itulah sebutan kami pada tempat indah ini. tempat ini adalah warisan para sesepuh zaman dahulu yaitu pada zaman kerajaan mataram. kami biasa bermain, bernyanyi disini tempatnya asyik. selain itu disini juga ada sendang. yaitu tempat mandi para putri zaman kerajaan mataram. disini sendang ada dua yaitu sendang kakung dan sendang putri. tempatnya terpisahkan oleh dinding yang menjulang tapi tak tinggi. sekarang sudah di alih fungsikan sebagai tempat ikan Lele. disini ikanya tidak cuma lele tapi juga ada ikan emas. ukuranya jumbo mungkin karena di keramatkan ya jadi besar-besar.
kita adalah lima sekawan sejati kaya pendawa lima ajah hehe.., aku memang gak suka dibilang narziz tapi kenyataanya aku emang sering narsis. kembali ke topik utama. yaitu mataram, meskipun tempatnya bagiku agak serem dan mistik trus kejawen lagi. disini juga ada makam-makam para raja dahulu katanya. aku belum pernah masuk tapi memang ada kok. aku lihat sendiri tapi tak sembarang orang yang bisa masuk ke makam tersebut. karena jika ingin masuk harus memakai pakaian zaman dahulu biasanya disebut kemben. yah kalau aku mending gak usah deh kan malu.



ketika sendiri

ketika harapan tak sesuai dengan kenyataan apa lagi yang bisa aku lakukan kecuali berserah diri pada yang kuasa. aku yakin tuhan akan memberikan yang terbaik untuk umatnya.

sekian lama aku merasa beruntung meski berbagai cobaan datang menghadang, meskipun begitu aku lewati dengan berbagai gaya senyuman.

Ayah maafkanlah anakmu yang belum bisa memberikan yang terbaik untukmu dan ibu. adek maafkanlah kakakmu yang terlalu dungu untuk memohon maaf padamu. aku tahu betapa kecewanya ketika kau memutuskan untuk tak sekolah lagi. aku merasa langit mau muntah, aku hanya bisa apa aku tak bisa apa-apa.

doaakan aku kawan-kawanku, jangan pernah tinggalkan aku karena aku tanpamu aku tak tahu.
berbagai persoalan telah aku pendam sendiri aku harus bagaimana lagi.

kuntum bunga sedang mekar di taman nan elok harum semerbak mewangi. siapa gerangan kumbang yang akan datang melamar dirinya mendatang?
aku selalu yakin karena pada dasarnya aku ini bukanlah makhluk yang sempurna karena sesungguhnya yang paling sempurna hanyalah KAU yang Esa.

tuntunlah langkah kaki ini melangkah, jangan lepaskanlah tali kendali hati. berilah kekuatan cinta antara sesamanya. berilah malaikat pelindung yang bisa memberiku semangat dan bahagia. ku berharap kaulah orang yang tepat untuk masa depanya.

jangan terlalu bermimpi karena mimpi tinggi ketika jatuh sakitnya terasa sekali. jangan pernah merasa bangga diri karena itu akan membuat penyakit hati. jauhkan diri dari gejala penyakit radang hati. hati-hati apa lagi sama yang namanya sakit hati karena sakit hati akan merusak imanyang sudah di pagari.

siang
begitu panas dan terang. tapi entah kenapa hatimu redup bak malam hari. dimana cahaya ultramen yang selalu memberi kekuatan dalam jiwa. kau tempat kita bekerja dan bersemayam. sungguh indah hari ini.kau tak usah merasa iri bagi yang sedang sakit hati karena akan indah jika sudah pada waktunya nanti......

malam
aku menantikan siang berganti malam untuk melihat terangnya rembulan. bersama bintang yang bertebaran ingin rasanya terbang bersamanya. namun apalah daya aku bukan malaikat. aku hanyalah manusia dungu yang penuh dosa yang sedang gelisah meminta ampunan kepada yang Maha Kuasa...

pagi,
akhirnya aku bisa melihat matahari terbit lagi kini aku berjalan sendiri seperti orang yang tak berarti. dimana aku ini?

entah apa yang sedang aku rasakan aku juga tak tahu. sampai kapan kaki ini melangkah pergi. mungkin sampai ajalku menanti bila itu sudah terjadi aku tak kan lari lagi.....



Kau 

Kajian kali ini membuat hati deg-deg ser, bagaimana tidak beliau masih muda cakep pintar lagi. Suntikan ini membuat hati lebih hati-hati.
Hahaha… kali ini aku benar-benar harus bisa mengakui kalau kang Aziz memang pujaan para santri putri. Buktinya sudah banyak setiap kajian duha para santri putrid selalu memuji dan terpesona oleh kepintaranya dan oleh kepandainya dalam menyampaikan kata-kata gombal.
            Salah satunya aku, aku sudah berapa kali mengikuti kajian kang aziz dan di hari terakhir inilah tepatnya tanggal 29 juli 2013 kajian selesai dan hati ini tiba-tiba berdebar seakan tak ingin pergi meskipun sejenak.
            Andaikan saja kang kamu tahu apa yang sedang aku rasakan sekarang apa kau akan perduli? “dalam hati aku bertanya”. Hanya jawab semu yang membuatku kecewa kau selalu mengatakan, “ jangan sia-siakan waktumu hanya untuk memikirkan seseorang yang tak memikirkanmu”. Semakin jelas aku tak memiliki harapan karena kita tak saling mengenal meskipun hanya sekedar di dunia maya. Kau begitu di puja sedang aku tak pernah di anggap.
            Begitu banyak perbedaanya, sehingga membuatku menciut ketika kajian. Apalagi para santri putri selalu menggunjing tentang kamu. Sebel tapi aku juga ingin mengenalmu. Sampai suatu malam aku memimpikanmu tanpa aku sengaja. Terima kasih kau telah datang meskipun hanya dalam mimpi.
            Sekarang aku hanya bisa tersenyum setelah bisa mendengar kau mendendangkan bait syair. Aku membayangkan kau akan mendendangkan syair cinta kepadaku haha…itu sih yang diharapkan oleh para santri putri. Puasa kali ini banyak perjuangan dan pengorbana, aku akan pindah selamanya jadi bunda di Darussalam. Kenangan selama di hafshoh akan aku kenang di hati. Terimakasih sobat, kawan, teman kalian sumber inspirasiku.

Perpustakaan

Terbawa oleh angin yang berhembus menembus kulit sedingin salju menusuk hatiku. Ku arungi seribu pulau namun aku hanya bisa mendarat sekali. Badai datang menerjang disaat hati ini sedang bimbang akan kepastian. Kenapa hujan pun datang mengguyur seluruh angan-angan. Kecewa akan takdir, namun apa daya aku bukan tuhan sehingga aku tak bisa bertahan melawan. Aku hanya manusia yang berjuang untuk menuntut keadilan.
            Ku berjalan menyusuri jalan setapak dengan seorang diri, ku lihat sekitar jalan banyak mobil, sepeda motor saling berkejaran. Aku hanya tersenyum melihat orang berjualan di emper-emper jalan. Betapa senangnya mereka ketika daganganya laku, begitu juga aku betapa senangnya jika aku bisa naik motor. Tapi semuanya hanya khayalan, aku tetap saja berjalan kaki. Apa karena aku miskin sehingga aku di takdirkan untuk tetap berjalan kaki.
            Hari ini aku akan menemui pak Hendar Purnomo beliau adalah orang yang akan membantuku dalam pengambilan informasi yang aku butuhkan sebagai bahan skripsiku. Dari kota gede aku berjalan kemudian naik jalur tujuh hingga di pertengahan jalan aku di turunkan karena kata supirnya bisnya sudah akan di gunakan untuk melayat. Dengan berat hati aku dan para penumpang lainya turun dan siap menunggu jalur tujuh lainya.
            Lima menit kemudian datanglah jalur tujuh dan kita di operkan. Aku langsung duduk mencari tempat yang strategis untuk melihat keluar. Setelah sampai tujuanku aku langsung turun tepat di pertigaan disebelah kananya ada sebuah gedung perpustakaan ternama di jogjakarta. Aku bernafas lega akhirnya aku bisa sampai juga tanpa aku hiraukan sekelilingnya aku berjalan sampai pintu perpustakaan.
            Tanpa ada rasa canggung aku langsung menuju sasaranku yaitu lantai 2 sebelumnya aku melihat keramaian di pintu masuk perpustakaan. aku tak memiliki firasat apapun aku hanya membaca tulisan Seminar Nasional dan aku langsung mengabaikannya. Setelah di lantai 2 aku langsung keruangan pak Hendar dan ternyata ruanganya kosong tanpa ada satu manusia. Aku shock tak ada siapa-siapa diruangan beliau kenapa sepi ya….(aku langsung keluar ruangan dan melihat kanan kiri siapa tahu ada orang dan aku bisa bertanya namun tak ada siapa-siapa) aku menuju ruang duduk di sebelah kanan ruangan beliau sambil menunggu mungkin saja nanti kelihatan jika beliau datang. Namun hampir satu jam aku belum melihat bapaknya, aku semakin tak bisa menahan aku heran saja sms juga tidak dib alas jadi BETE.
            Aku mulai menyalakan laptop bututku, aku pikir aku bisa online tapi ternyata tidak bisa tambah bête banget jadinya. Setelah aku perhatikan orang-orang disini cuek-cuek aku jadi malas lama-lama di perpustkaan mungkin karena bukan lingkunganku.
            Kulihat keluar dari jendela kaca banyak orang keluar masuk menggunakakan mobil dan sepeda motor sedangkan aku hanya mengandalkan kaki.
            Kurasakan kejenuhan dalam penantian apa yang harus aku lakukan Tuhan tolong bantu hambamu ini. Aku sudah tidak nyaman dengan keadaanku rasanya ingin pergi saja tapi itu tidak mungkin karena setiap aku sebel aku pasti akan lari dan akhirnya aku menyesali.
            Wahai kehidupan yang tak abadi bawalah aku kesebuah tempat yang mana kau sebut dengan kesuksesan. Angin sampaikan salam hangat untuk tuhan agar bisa ku utarakan apa yang sedang aku rasakan dan aku bingung apa yang harus aku lakukan?

Yogyakarta

Semilirnya pagi bersama indah nan cerianya hati ini berharap akan ada sebuah keajaiban. Berharap akan adanya perubahan terhadap diriku,.
            Pagi-pagi cinta berjalan penuh semangat dengan penuh kasih kau tebarkan senyuman pada semua orang yang menyapamu. Cinta setiap harinya ke kampus menggunakan jasa angkut. Hari ini sudah mulai skripsi wajah terlihat muda karena menebarkan kehangatan cinta.
Senin cinta berkeliling universitas dimana dia penelitian, cinta hanya bekal uang transport dan berharap pulangnya tidak ada halangan suatu apapun. Dalam keheningan hati dan kebisingan kendaraan cinta merasakan hatinya was-was  takutnya surat penelitianya belum sampai dan memang firasatnya benar. Tidak disangka ternyata sudah 12 hari surat penelitian yang ditujukan ke rektorat belum sampai pada sekertaris dan paling parahnya semuanya tidak ada yang tanggung jawab.
            Cinta hanya bisa diam membisu tak bisa bergerak, kakinya gemetar bagaikan di sambar pertir, hatinya hancur tanpa rasa malu cinta langsung mengucurkan air mata.  Ini adalah berita terburuk baginya, apa kata orang-orang coba? (Dalam hati cinta mengomel-ngomel). Meskipun begitu cinta tetap berusaha tegar dan tabah. Dia keluar dari TU akademik kemudian sms teman-temanya untuk meminta semangat dan karena sudah gagal untuk kesekian kalinya di persulit dalam proses pembuatan surat untuk penelitian.
            Frustasi jelas, dan sempat cinta berfikir kalau dia akan keluar dari pesantren demi egoisnya tapi untungnya masih punya iman yang kuat dan teman-teman masih banyak yang selalu buat dia tersenyum lebar. Di pesantren ini lah cinta bisa tertawa lepas.
            Kebahagiaan yang mendalam yaitu ketika cinta berada di pesantren. Ada banyak hal yang bisa membuat cinta merasa nyaman. Hanya satu yang gak cinta suka yaitu di kucilkan. Meskipun banyak teman-teman tapi mereka kebanyakan pada berkelompok-kelompok (menyebalkan banget….).

takan lekang oleh waktu.....





Lembaran yang hilang
Cinta tidak hidup di bawah langit yang berisik
Tidak di bawah sinar siang…
Ia hidup di alam ilusi.
  
  
Engkautidak bisa mendapatkan segala sesuatu
Agar engkau kuat karena disana
Ada yang lebih kuat darimu, ada agama
Dan undang-undang
Yang mengaturnya


By: Anis Mansur



Hari Jum’at

Hari ini tanggal 25 januari aku pulang ke rumah karena kampus libur dan pondok juga libur. Aku hanyalah seorang anak yang belum dewasa, ingin setiap hariku di penuhi dengan permainan dan pulang _ampong kali ini tanpa kebahagiaan karena aku tidak bahagia.
Di awal tahun 2013 aku mulai menata kehidupanku, meskipun hati ini berat aku mencoba tetap melawan. Aku tak menyangka punya keberanian untuk meninggalkan rumahku, rumah yang membesarkan aku dari balita sampai aku besar. Bukan karena kepribadianku tapi karena lingkunganlah yang mempengaruhiku.
Maafkanlah aku telah meninggalkan tanpa pesan, sehingga aku ragu akan cintamu. Meskipun begitu aku merasa kamu hanya cinta biasa. aku pernah merasakan hal yang sama, antara cinta dan dusta. Kebersamaan kita bukanlah cerita melainkan hanya kisah yang bermakna. Kau tak salah jika punya rasa sama, namun rasa kagetku masih belum sirna apalagi ketika kau mengajaku saling mencinta, dunia ini terasa hampa. Entah kenapa aku merasa ini hanyalah fana dan gak pernah nyata.
Maafkan aku karena aku belum siap!!!
Setiap waktu aku selalu membuka isi hatimu meskipun kau sekarang sudah berusaha mencari penggantiku seperti yang aku mau. Perjalanan semakin jauh dan semakin jenuh butuh seseorang yang mau mendengarkan  semua keluahan isi hatiku. Izinkan aku tuk selalu mengenang setiap masa-masa denganmu.
***@***
 
Malam begitu dingin,
menemani
Desiran angin yang menembus hati.
Bawalah hati ini bersama bintang yang
Bersinar terang.

Ku lihat kau termenung membuat
Ingin mendekati, namun kelihatanya kamu sedang memikirkanku……
Rasa penasaran mengglitik rasa kecemburuan


3
Flowchart: Document: 3Mimpi………..

Sudah dua kali aku memimpikanmu sangat jelas itu adalah kamu. Entah kenapa mimpi itu terasa nyata apa sebenarnya yang aku rasakan sama halnya yang aku rasakan sama halnya dimimpiku.
“Pertanda apa ini…….”???
Aku tak bisa menjawab pertanyaan bahkan hanya senyuman yang bisa aku lemparkan. Kau terlalu dini mengatakan itu, meskipun dalam mimpi tapi itu terlihat nyata dan membuatku SHOCK!!!!!!
Semoga ini awal dari kebahagiaanku!
Bulan mei aku memimpikan seseorang tapi bukan Oh Shoo…dia adalah Gus, aku juga gak nyangka aku tiba-tiba memimpikanya. Aku sudah lama tak pernah sms, bahkan chat di facebook juga gak pernah. Jelas sekali dan masih terngiang sampai sekarang. Dia menatapku lekat tanpa aku sadari kita saling berpandangan lama.
Aku pikir itu hanaya bunga tidurku saja, tapi aku senang meski itu hanay mimpi. Sebenarnya aku merindukan sosoknya yang selalu buat ulah padaku. Meskipun kau lebih muda dariku tapi pemikiranmu sudah melebihi aku.
Maafkan kata-kataku waktu itu, karena aku juga gak tahu kalau kau ingin serius denganku, tapi aku bukan hafidzoh (penghafal Al- qur’an) jadi lebih baik aku jadi temanmu. Selamat ya….sekarang kau sudah menemukan pujaan hatimu, aku tahu dari facebookmu. Kau begitu bahagia denganya.
Tapi, sejujurnya aku masih gak rela jika kau denganya!

*** 
Aku seorang anak perempuan, hanya anak perempuan
Orang lewat dan menatap tanpa mengetahui,
Aku tidak cantik
Sama sekali
Hanya menurunkan mata anda
Seperti biasa………





 
 


 
 
 
                                               Kampus…..

Perjalanan menuju kampus sudah membuat lelah melangkah…..
            Tiba-tiba aku melihat wajah yang tak saing, aku pernah melihatnya. Ketika itu dia sedang antri di pom bensin jalan veteran, dia begitu mempesona memakai baju koko putih dan membuatku semakin penasaran saja. Hari ini aku melihatnya lagi di jalan tegal gendu aku tak menyadarinya kalau dia ada tepat dihadapanku dengan jarak satu meter. Aku pura-pura tak melihatnya dengan santai aku melenggang dan langsung menuju ATM BRI. Aku kira dia juga mau antri ternyata dia masuk ke Bank BRI.
            Benar-benar hari yang melelahkan, perjuangan untuk mendapatkan ACC penguji untuk ujian PPL. Tapi ternyata masih butuh waktu untuk perbaikan lagi hikz…hikz…rasa kecewa itu ada tapi bagaimana lagi aku mengejar munaqosah bulan april dan itu tinggal berapa bulan lagi.
            Sebisa mungkin aku berusaha untuk merevisi dan segera menyelesaikan karena kalau tidak bagaimana dengan skripsiku? Aku juga pusing!.
Aku berusaha sabar, hampir satu bulan aku vakum mengerjakan skripsi karena ada masalah dengan tempat penelitianku. Pertamanya Bapak kepala perpustakaannya welcome tapi setelah aku selesai seminar dan tinggal penelitian beliau menolak untuk di jadikan tempat penelitian.
Aku kecewa……!!!.
            Bagaimanapun juga aku berusaha tegar, meskipun hati ini hancur dan harapanku sirna. Apa daya aku hanya manusia biasa yang hanya bisa berusaha dan berdo’a. Aku berusaha untuk menunjukan muka semangat dan selalu tersenyum tanpa menunjukan gurat kesedihan. Teman-teman semua hanya tau aku selalu bahagia tanpa ada gelisah dalam mengerjakan skripsi. Padahal hati ini sudah gak sanggup lagi melihat kesedihanku yang membuat aku jadi semakin sensitif.
Hari senang campur cemas, bagaimana tidak akhirnya aku diterima penelitian di perpustakaan UGM YOGYAKARTA pembimbingnya pak Hendar Purnomo beliau kelahiran ’95 tapi masih energik.
Masih melanjutkan perjuangan yang tiada henti meski hati ini mengatakan sulit dipercaya tapi aku harus percaya keajaiban Tuhan pasti ada. Seseorang yang berarti  yaitu Kedua Orang Tua, sahabat, teman-teman yang selalu menemani melewati hari-hariku. Terima kasih sudah mau berbagi pengalaman dan mau mendengarkan keluh kisahku.
Ada kejadian lucu, hari selasa aku ada rencana ke perpustakaan UGM untuk memenuhi panggilan jam13.00 aku berangkat berjalan kaki ketegal gendu. Kondisi sangat panas dan gak ada pohonan yang rindang di sekitar jalana. Hari ini mendung,aku berfirasat buruk takutnya dijalan hujan besar dan aku belum sampai tujuan. Baru selesai batinku berkata eh….hujan sudah mengguyur jalan raya aku langsung panik khawatir jangan-jangan di UGM juga hujan besar.
Aku berusaha  mengekpresikan biasa tanpa ada beban, dan ternya setelah sampai bundera UGM banjir aku langsung memutuskan untuk tidak turun dan langsung pulang lagi. Kagak nyangka akan jadi seperti ini, sedih memang tapi bagaimana lagi apa yang harus aku lakukan? “aku hanya terdiam membisu”!!!!
Aku percaya semuanya pasti akan indah pada waktunya. “ Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Alloh mengetahui sedangkan kamu tidak mengetahui (Al-Baqoroh:126)”.
****
Sepotong rindu untuk rosul
Aku merindukan semangat juang
Aku haus akan perdamaian
Aku rindu akan terangnya bulan, panasnya matahari

Ayo lihatlah langkah kakimu
Itulah jalan kehidupanmu
Ayo…lihatlah pula ke depan
Disanalah masa depanmu

Begitu banyaknya bunda telah memberikan kasih sayangnya
Bersama cinta bunda dapat kumengerti
Kehidupan yang silih berganti
Saat itu…..
aku masih terlalu kecil
Belum mengerti arti semua itu

Bunda yang selalu membimbingku dalam memakai masa depan

By: Miraie

1
Flowchart: Document: 1Ketika sunyi, luka dan rindu menggairahkan hidupku

Tidak kusangka kelemahan-kelemahanku yang selama ini kukutuk dan kusesali member hikmah yang besar da menjadi tanggaku untuk menggapai kekuatan diri dari sang maha kuasa.
            Cinta adalah jalan untuk membebaskan diri dari ketidakberdayaan manusia di hadapan realitas-realitas semesta yang tak bisa lagi diajak bicara.
            Sang kekasih memancarkan cahaya bak matahari laksana atom, para pecinta beredar mengelilinginya saat angin musim sepi cinta mulai berhembus, setiap ranting basah mengikuti matahari.
            “Ya alloh, engkau tahu aku adalah hamba yang menuhankan-MU, lalubke mana aku akan berlari mencari pertolongan dan kasih sayang selain kepada-MU? Demi diri-MU yang Maha Kuasa. Ya alloh, sesungguhnya aku ingin sekali dipandang kaya oleh makhluk-MU agar terjaga agama dan harga diriku. Betapa diriku teramat sakit dengan ketidakmampuan dan kemiskinanku ini!” (masriyah,2010:4)
Aku tak ingin kecuali engkau
Kalau aku Kau angkat
Kalau aku kau kayakan
Kalau aku kau besarkan
Untuk apa?
Untuk apa?
Aku tak ingin kecuali engkau…..(Antalog puisi aku mencintaimu)
Memang, di kemudian hari aku tumbuh menjadi manusia yang sangat gigih melawan kesombongan para pemuja harta, yaitu mereka yang memandang rendah orang-orang miskin dan menganggap harta adalah segala-galanya.
            Kujadikan panggilan suci ini sebagai kesempatan berharga untuk selalu mendekatkan diri kepada Allog SWT. Aku rajin menjalankan ibadah ditanah suci.
“Aku ingin berada di ujung sana dengan menggenggam sebilah kemenangan . benar karena itu, aku tak akan berhenti melangkah walau nanti akan kehilangan arah di jalan itu”.
 

Jogja
 adalah harapan
Kenangan ketika susah dan senang
Menuju masa depan dan kebahagiaan…
Penantian panjang ku hiraukan
Karena aku percaya akan keagungan……
Penawar rindu akan kesepian
Akan datang ketika malam
Siang hanyalah hiburan
Rasa cemas karena kesendirian membuatku lupa akan rasa kesakitan
Kebahagiaan datang bukan hanya kebetulan
Namun semua adalah kenyataan.